Jumat, 21 Januari 2011

1000 Paper Birds

Posted by In Little Angel at 08.42
Reactions: 

Sewaktu Pipi dan Mimi baru pacaran, Pipi melipat 1000 burung kertas buat Mimi, menggantungkannya di dalam kamar Mimi. Pipi mengatakan 1000 burung kertas itu menandakan 1000 ketulusan hatinya.

Waktu itu...
Pipi dan Mimi setiap detik selalu merasakan betapa indahnya cinta mereka berdua... Tetapi pada suatu saat, Mimi mulai menjauhi Pipi. Mimi memutuskan untuk menikah dan pergi ke Perancis... ke Paris... Tempat yang dia impikan di dalam mimpinya berkali2 itu... Sewaktu Mimi mau memutuskan Pipi, Mimi bilang sama Pipi, kita harus melihat dunia ini dengan pandangan yang dewasa. Menikah bagi cewe adalah kehidupan kedua kalinya. Aku harus bisa memegang kesempatan ini dengan baik. Kamu terlalu miskin, sungguh aku tidak berani membayangkan bagaimana kehidupan kita setelah menikah...!! Setelah Mimi pergi ke Perancis, Pipi bekerja keras...

dia pernah menjual koran...
menjadi karyawan sementara...
bisnis kecil...
setiap pekerjaan kerjakan dengan sangat baik dan tekun.
Sudah lewat beberapa tahun... Karena pertolongan teman dan kerja kerasnya, akhirnya dia mempunyai sebuah perusahaan. Dia sudah kaya, tetapi hatinya masih tertuju pada Mimi, dia masih tidak dapat melupakannya.

Pada suatu hari... waktu hujan,
Pipi dari mobilnya melihat sepasang orang tua berjalan sangat pelan di depan. Dia mengenali mereka, mereka adalah orang-tua Mimi.... Dia ingin mereka lihat kalau sekarang dia tidak hanya mempunyai mobil pribadi, tetapi juga mempunyai villa dan perusahaan sendiri, ingin mereka tahu kalau dia bukan seorang yang miskin lagi, dia sekarang adalah seorang Boss. Pipi mengendarai mobilnya sangat pelan sambil mengikuti sepasang orang-tua tersebut.

Hujan terus turun tanpa henti, biarpun kedua orang-tua itu memakai payung, tetapi badan mereka tetap basah karena hujan. Sewaktu mereka sampai tempat tujuan, Pipi tercegang oleh apa yang ada di depan matanya, itu adalah tempat pemakaman. Dia melihat di atas papan nisan Mimi tersenyum sangat manis terhadapnya. Di samping makamnya yang kecil, tergantung burung-burung kertas yang dibuatkan Pipi.
Dalam hujan, burung-burung kertas itu terlihat begitu hidup.
Orang-tua Mimi memberitahu Pipi,
Mimi tidak pergi ke Paris,
Mimi terserang kanker,
Mimi pergi ke surga.
Mimi ingin Pipi menjadi orang,
mempunyai keluarga yang harmonis,
maka dengan terpaksa berbuat demikian terhadap Pipi dulu. Mimi bilang dia sangat mengerti Pipi, dia percaya kalau Pipi pasti akan berhasil.

Mimi mengatakan...
kalau pada suatu hari Pipi akan datang ke makamnya dan berharap dia membawakan beberapa burung kertas buatnya lagi. Pipi langsung berlutut, berlutut di depan makam Mimi, menangis dengan begitu sedihnya. Hujan pada hari itu terasa tidak akan berhenti, membasahi sekujur tubuh Pipi. Pipi teringat senyum manis Mimi yang begitu manis dan polos. Mengingat semua itu, hatinya mulai meneteskan darah... Sewaktu orang-tua itu keluar dari pemakaman, mereka melihat kalau Pipi sudah membukakan pintu mobil untuk mereka. Lagu sedih terdengar dari dalam mobil tersebut.

"Hatiku tidak pernah menyesal, semuanya hanya untukmu 1000 burung kertas, 1000 ketulusan hatiku, beterbangan di dalam angin menginginkan bintang yang lebat besebaran di langit... melewati sungai perak, apakah aku bisa bertemu denganmu? Tidak takut berapapun jauhnya, hanya ingin sekarang langsung berlari ke sampingmu.
Masa lalu seperti asap... hilang dan tak kan kembali. menambah kerinduan di hatiku... Bagaimanapun dicari, jodoh kehidupan ini pasti tidak akan berubah.."

0 comments:

Posting Komentar

 

In Little Angel Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting